Optimalisasi Potensi Sumberdaya Kelautan Sumatera Barat melalui Pemetaan Kualitas Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Kemaritiman

  • Dwi Astuti Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Sumatera Barat
##plugins.pubIds.doi.readerDisplayName## https://doi.org/10.30559/jpn.v3i2.109

Abstrak

Sumatera Barat memiliki wilayah perairan yang luas dengan potensi sumberdaya kelautan dan perikanan yang sangat besar namun potensi tersebut belum dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan. Salah satu kendalanya adalah karena rendahnya kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) bidang Kemaritiman yang dihasilkan oleh SMK Kemaritiman di Sumatera Barat. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan kualitas SMK Kemaritiman di Provinsi Sumatera Barat ditinjau dari berbagai aspek diantaranya sarana dan prasarana, kualitas dan kuantitas SDM tenaga pendidik dan pembiayaan. Penelitian ini dilaksanakan Bulan Agustus – September 2017 dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam dan observasi di 5 (lima) SMK Kemaritiman di Sumatera Barat yang berlokasi di Kota Padang; Kota Pariaman; Kabupaten Pasaman Barat; Kabupaten Agam dan Kabupaten Pesisir Selatan dan SUPM sebagai standar yang berada di Kabupaten Padang Pariaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas ke 5 (lima) SMK Kemaritiman tersebut masih dibawah standar  Sekolah Usaha Perikanan Menengah (SUPM). Rekomendasi dan kebijakan yang diperlukan adalah : melakukan kerjasama dengan Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha/Dunia Industri yang relevan untuk mengoptimalkan sarana dan prasarana, mengangkat tenaga pendidik sebagai Aparatus Sipil Negara (ASN) dari perguruan tinggi yang relevan dan meningkatkan kompetensinya melalui pelatihan keahlian serta pembiayaan yang mendukung agar menghasilkan SDM kemaritiman yang handal.

##plugins.generic.usageStats.downloads##

##plugins.generic.usageStats.noStats##

Referensi

Adesa, 2016. Tindak Lanjut Program Pendidikan Vokasi.

Ari, 2016. Kemdikbud Kembangkan Empat Jenis SMK.

Johan, A.B. 2014. Peran Pendidikan Kejuruan dalam Menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Journal.ustjogja.ac.id, diakses pada tanggal 18 Oktober 2016. Poerwadarminta, W.J.S. 2003. Kamus Umum Bahasa Indonesia edisi Ketiga.Balai Pustaka Jakarta.

Rasto, 2012. Pendidikan Kejuruan. Pendidikan_Manajemen_Perkantoran,

Salinan Inpres Nomor 9 Tahun 2016. Tentang revitalisasi sekolah menengah kejuruan,

Salinan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistim Pendidikan Nasional. .

Salinan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintah Daerah.

Salinan Peraturan Pemerintah Nomor 29 Tahun 1990.

Sugiyono. 2013. Konsep Dasar Pendidikan Kejuruan Disampaikan Pada Bimtek Lomba Karya Ilmiah Inovasi Pembelajaran Bagi Guru Produktif Smk. Kementerian Pendidikan Dan Kebudayan Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah Direktorat Pembinaan Ptk Dikmen tahun 2013.
Diterbitkan
2018-12-21
##submission.howToCite##
ASTUTI, Dwi. Optimalisasi Potensi Sumberdaya Kelautan Sumatera Barat melalui Pemetaan Kualitas Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Kemaritiman. Jurnal Pembangunan Nagari, [S.l.], v. 3, n. 2, p. 89-99, des. 2018. ISSN 2527-6387. Tersedia pada: <http://ejournal.sumbarprov.go.id/index.php/jpn/article/view/109>. Tanggal Akses: 14 jan. 2026 doi: https://doi.org/10.30559/jpn.v3i2.109.
Bagian
Articles