KAJIAN PENYEBAB STUNTING ANAK USIA 24 - 59 BULAN DIWILAYAH KERJA PUSKESMAS PADANG GELUGUR KABUPATEN PASAMAN

Stunting

  • Neila Sulung Stikes Fort De Kock
##plugins.pubIds.doi.readerDisplayName## https://doi.org/10.30559/jpn.v5i1.165

Abstrak

Stunting merupakan kondisi kronis yang menggambarkan terhambatnya pertumbuhan karena malnutrisi jangka panjang, ditunjukkan dengan nilai z-score TB/U kurang dari -2SD. Padang Gelugur merupakan kecamatan yang berada dikabupaten Pasaman dengan angka stunting tertinggi yaitu 27 % . Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor penyebab kejadian Stunting di Wilayah kerja puskesmas Padang Gelugur Kabupaten Pasaman. Jenis Penelitian deskriptif analitik dengan desain cross-Sectional, yang dilakukan pada bulan April  2019 . Populasi berjumlah 1.020  balita . dengan teknik pengambilan sampel Multistage random sampling dengan besaran sampel 150 balita. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan observasi antropometri dan  Analisis data meliputi analisis univariat dan analisis bivariat dengan uji chi square. Hasil penelitian diperoleh kejadian stunting pada balita disebabkan karena pemberian ASI tidak Ekslusif (p = 0.022 dan OR= 2.708), Keanekaragaman makanan  yang tidak beragam( p = 0.023  dan OR= 2.326), dan status ekonomi rendah ( p =  0.034  dan OR = 3.630). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan terdapat hubungan yang bermakna antara status ekonomi yang rendah, pemberian ASI tidak Ekslusif, dan Keanekaragaman makanan yang tidak beragam  dengan kejadian Stunting.

##plugins.generic.usageStats.downloads##

##plugins.generic.usageStats.noStats##

Referensi

Adriani, Meryana & Wirjatmadi, B. (2012). Peranan Gizi Dalam Siklus Kehidupan.pdf. (Suwito, Ed.). Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Al-rahmad, Miko, H. (2013). Kajian Stunting Pada Anak Balita Ditinjau Dari Pemberian Asi Eksklusif , Mp-Asi , Status Imunisasi Dan Karakteristik Keluarga Di Kota Banda Aceh Stunting Study On Children Viewed From Exclusive Breast Feeding , Complementary Breastfeeding , Immunization S. Jurnal Kesehatan Ilmiah Nasuwakes, 6(2), 169–184.
Almatsier Sunita. (2010). Penuntun Diet Edisi Terbaru.pdf. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.
Anindita, P. (2012). Hubungan Tingkat Pendidikan Ibu, Pendapatan Keluarga, Kecukupan Protein & Zinc Dengan Stunting (Pendek) Pada Balita Usia 6 – 35 Bulan Di Kecamatan Tembalang Kota Semarang, 1, 1–10.
Aridiyah, F. O., Rohmawati, N., & Ririanty, M. (2015). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kejadian Stunting pada Anak Balita di Wilayah Pedesaan dan Perkotaan ( The Factors Affecting Stunting on Toddlers in Rural and Urban Areas ), 3(1).
Bata, P., Binh, L., Vonaesch, P., Tondeur, L., Nguyen, L., Frank, T., … Vray, M. (2017). Factors associated with stunting in healthy children aged 5 years and less living in Bangui ( RCA ). PLOSONE, 1–17. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0182363
Berkman, D. S., Lescano, A. G., Gilman, R. H., Lopez, S. L., & Black, M. M. (2002). Effects of stunting , diarrhoeal disease , and parasitic infection during infancy on cognition in late childhood : a follow-up study, 359, 564–572.

Datin, I. (2016). Info Datin. Ditjen Kesehatan Masyarakat, Kemenkes RI, 1–9.
Dewey, K. G., & Mayers, D. R. (2011). Original Article Early child growth : how do nutrition and infection interact ?, 7, 129–142. https://doi.org/10.1111/j.1740-8709.2011.00357.x
Dorsey, J. L., Klemm, R. D. W., & Jr, K. P. W. (2018). Individual , household , and community level risk factors of stunting in children younger than 5 years : Findings from a national surveillance system in Nepal, (September 2016), 1–16. https://doi.org/10.1111/mcn.12434
Fikawati sandra, syafiq A. & V. (2017a). buku gizi. (Octiveina, Ed.), Gizi anak dan remaja (Gizi Anak). Depok: Rajawali Pers.
Fitri, L. (2018). Stunting Di Puskesmas Lima Puluh Pekanbaru. Jurnal Endurance, 3(1), 131–137.
Huang, C., Phillips, M. R., Zhang, Y., Zhang, J., Shi, Q., Song, Z., … Martorell, R. (2012). Social Science & Medicine Malnutrition in early life and adult mental health : Evidence from a natural experiment. Social Science & Medicine. https://doi.org/10.1016/j.socscimed.2012.09.051
Ida, M. (2017). Dasar - Dasar Ilmu Gizi Keperawatan.pdf. Yogyakarta: Pustaka Baru Press.
Jalal, F. (2017). Penanggulangan Stunting dan Peningkatan Mutu Pendidikan Sebagai Contoh Upaya Pencapaian Tujuan SDGS.
Jessica Zaragoza-Cortes, Luis Eduardo Trejo-Osti, Moisés Ocampo-Torres, L. M.-V. and A. A. O.-G. (2018). Nutrición Hospitalaria. Poor Breastfeeding, Complementary Feeding and Dietary Diversity in Children and Their Relationship with Stunting in Rural Communities, 1–8.
Kemenkes RI. (2018). Survey Konsumsi Pangan (Vol. 91).
Kementrian RI. (2018). Penanganan Stunting Terpadu Tahun 2018.
Kimani-murage, E. W., Ndedda, C., Raleigh, K., & Masibo, P. (2012). Vitamin A Supplementation and Stunting Levels Among Two Year Olds in Kenya : Evidence from the 2008-09 Kenya Demographic and Health Survey, 254(20), 135–147.
Kusuma, K. E. (2013). Faktor Risiko Kejadian Stunting pada Anak Usia 2-3 Tahun ( Studi di Kecamatan Semarang Timur ).
Notoatmodjo, S. (2010). Metodologi Penelitian Kesehatan.pdf. (R. Cipta, Ed.) (i). Jakarta: PT Asdi Mahasatya.
Nursalam. (2013). Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan.pdf. (Aklia Suslia, Ed.). Jakarta Selatan: Salemba Medika.
Persulessy, V. (2013). Hubungan Tingkat Pendapatan Dan Pola Makan Dengan Status Gizi Balita Di Daerah Nelayan Distrik Jayapura Utara Kota Jayapura. Jurnal Gizi Dan Dietetik Indonesia, 1(3), 143–150. https://doi.org/10.1007/s00442-012-2580-9
PP UU No 33. (2012). UU ASI Ekslusif. Jakarta.

Priyono, Sulistiyani, R. (2015). Determinan Kejadian Stunting pada Anak Balita Usia 12-36 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Randuagung Kabupaten Lumajang ( Determinants of Stunting among Children Aged 12-36 Months in Community Health Center of Randuagung , Lumajang Distric ). E-Jurnal Pustaka Kesehatan, Vol. 3 (No. 2) Mei 2015, 3(2), 349–355.
Profil Sumbar. (2017). Profil Dinas Kesehatan Sumatera Barat Tahun 2017.
Rahardjo Kukuh, M. (2015). Asuhan Neonatus,Bayi,Balita,dan Anak Prasekolah.pdf. (Yuniarto Jendro, Ed.). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Ratna Indriati, A. S. A. (2018). Peran Kelengkapan Imunisasi Dasar Dalam Tumbuh Kembang Anak Usia 1 – 3 Tahun di Posyandu Dewi Sawitri Kartasura, 6(1), 9–18.
Ratufelan Esra, Z. J. (2018). Hubungan Pola Makan, Ekonomi Keluarga Dan Riwayat Infeksi Dengan Kejadian Gizi Kurang Pada Balita Diwilayah Kerja Puskesmas Benu-Benua Tahun 2018, 3(2), 1–9.
Ria, R. (2012). Keajaiban ASI .pdf. (P. Lina, Ed.). Jakarta: Dunia Sehat.
Riskesdas. (2018). Hasil Utama Riskesdas 2018 Tentang Status Gizi.
Sakti, Hadju, R. (2013). Hubungan Pola Pemberian Mp-Asi Dengan Status Gizi Anak Usia 6-23 Bulan Di Wilayah Pesisir Kecamatan Tallo Kota Makassar Supplementary Feeding Patterns Relationship With The Nutritional Status Of Children Aged 6 To 23 Months In The Coastal Districts Tallo, 1–12.
Senbanjo, I. O., Oshikoya, K. A., Odusanya, O. O., & Njokanma, O. F. (2011). Prevalence of and Risk factors for Stunting among School Children and Adolescents in Abeokuta , Southwest Nigeria, 29(4), 364–370.
Suharmianti Mentari. (2018). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Status Stunting Anak Usia 24-59 Bulan Di Wilayah Kerja Upk Puskesmas Siantan Hulu, 1(1), 1–5.
Tamaella, S. N., & Sulung, N. (2019). Determinan Kejadian Composite Index of Anthropometric Failure ( CIAF ) di Kabupaten Lima Puluh Kota , Solok Selatan , Kota Solok dan Padang, 4(1), 107–116.
WHO. (2012). Unicef annual report.
Winarno. (1992). Kimia Pangan Dan Gizi.pdf. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.
Yuliani Nining..2014. Hubungan tingkat pendidikan ibu dan pemberian asi eksklusif dengan kejadian. (2014). Hubungan Tingkat Pendidikan Ibu Dan Pemberian Asi Eksklusif Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Di Desa Sidowarno Kecamatan Wonosari Kabupaten Klaten. Program Studi Ilmu Gizi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammmadiyah Surakarta, 4–10.
Yusdarif. (2017). Determinan Kejadian Stunting Pada Balita Usia 24-59 Bulan Di Kelurahan Rangas Kecamatan Banggae Kabupaten Majene Tahun 2017, 74.
Diterbitkan
2020-08-06
##submission.howToCite##
SULUNG, Neila. KAJIAN PENYEBAB STUNTING ANAK USIA 24 - 59 BULAN DIWILAYAH KERJA PUSKESMAS PADANG GELUGUR KABUPATEN PASAMAN. Jurnal Pembangunan Nagari, [S.l.], v. 5, n. 1, p. 1-11, agu. 2020. ISSN 2527-6387. Tersedia pada: <http://ejournal.sumbarprov.go.id/index.php/jpn/article/view/165>. Tanggal Akses: 08 jan. 2026 doi: https://doi.org/10.30559/jpn.v5i1.165.
Bagian
Articles